eskalisa.sch.id
Main Menu
HOME
SIAKAD ONLINE
PROFIL SEKOLAH
GURU & KARYAWAN
FASILITAS SEKOLAH
EVENT & ACARA
PRESTASI SEKOLAH
PRESTASI SISWA
SISWA BERPRESTASI
BERITA & ARTIKEL
EKSTRAKURIKULER
GALERY PHOTO
PENGUMUMAN
CONTACT US
SEARCH
DOWNLOAD
LINK KELUAR
BUKU TAMU
Popular
Polling
Siapakah yang terbaik dari komponen Sekolah ini menurut anda ?
 
Siapakah Guru Idola Anda Bulan ini?
 
Fanspage FB
Template Chooser
newly_weds
Latest Comment
Pramuka
wowww , hebat smiley (y)
Studi Tour Kelas 5 Tahun 2012
nggak jadi ke Lanud Abduracham Saleh huhuhu :"(
Pramuka
asik2, kapan lagie acara latgap Galang
Studi Tour Kelas 5 Tahun 2012
hmmm...smiley
Google Adsense

HOME
Sosok Khalifah Harun ar-Rasyid
Tuesday, 06 March 2018

 Mengenal Sosok Khalifah Harun ar-Rasyid

 


 

Setelah masa khulafaur rasyidin, kekhalifahan Islam dipegang oleh sejumlah dinasti. Mulai dari Bani Umayyah, kemudian dinasti Abbasiyah, Fathimiyah, hingga Turki Usmani. Masing-masing memiliki corak dan model pemerintahan yang berbeda. Namun, tujuannya satu, yakni menyebarkan dakwah Islam ke seluruh dunia.

 

Salah satu kekhalifahan Islam yang mampu mencapai puncak kejayaan adalah Dinasti Abbasiyah, yang berkedudukan di Baghdad, Irak. Di bawah kepemimpinan Harun Ar-Rasyid, wilayah kekuasaan Islam semakin menyebar luas, mulai dari Timur Tengah, Eropa, Asia, Afrika, hingga sebagian benua Amerika.



 

Era keemasan Islam (The Golden Ages of Islam) tertoreh pada masa kepemimpinannya. Perhatiannya yang begitu besar terhadap kesejahteraan rakyat serta kesuksesannya mendorong perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, perdagangan, politik, wilayah kekuasaan, serta peradaban Islam telah membuat Dinasti Abbasiyah menjadi salah satu negara adikuasa dunia pada abad ke-8 M.

Yang lebih fenomenal lagi, dalam usianya yang belum genap 20 tahun, Harun Ar-Rasyid sudah memimpin 95 ribu pasukan beserta para pejabat tinggi dan jenderal veteran dalam pertempuran melawan orang-orang Romawi. Karena kecakapannya dalam memimpin negeri, wilayah kekuasaan Islam pun semakin meluas.

 

Nama lengkapnya adalah Harun bin Muhammad bin Abdullah bin Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Abbas. Panggilannya adalah Abu Ja'far dan julukannya adalah Ar-Rasyid (orang yang mendapatkan petunjuk). Konon, Harun Ar-Rasyid adalah khalifah yang berperawakan tinggi, berkulit putih, dan tampan.

 

Dia dilahirkan pada bulan Maret 763 M di Rayy, Teheran, Iran. Namun, ada juga versi lain yang menyebutkan dia dilahirkan pada bulan Februari 766 M. Ayahnya, Al-Mahdi bin Abu Ja'far Al-Mansur, adalah khalifah Abbasiyah ketiga. Ibunya, Khaizuran, adalah seorang wanita sahaya dari Yaman yang dimerdekakan dan dinikahi Al-Mahdi.

Harun Ar-Rasyid diangkat sebagai khalifah kelima Dinasti Abbasiyah dan memerintah antara tahun 786 hingga 803 M. Dia adalah raja agung pada zamannya. Kehebatannya banyak dibandingkan dengan Karel Agung (724-814 M) di Eropa. Sebelum dibaiat sebagai khalifah, dia adalah Gubernur Maroko, Azerbaijan, dan Armenia.

 

Sang ibu sangat berpengaruh dan berperan besar dalam kepemimpinan Harun Ar-Rasyid. Sejak belia, ia sudah ditempa dengan pendidikan agama Islam dan pemerintahan di lingkungan istana. Salah satu gurunya yang paling populer adalah Yahya bin Khalid (salah seorang menteri pada masa pemerintahan Harun Ar-Rasyid).

 

Berbekal pendidikan yang memadai, ia tumbuh menjadi seseorang yang terpelajar. Harun Ar-Rasyid memang dikenal sebagai sosok yang berotak encer, berkepribadian kuat, dan fasih dalam berbicara. Karenanya, ketika tumbuh menjadi seorang remaja, dia sudah mulai diterjunkan ayahnya dalam urusan pemerintahan.

 

Sumber: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-digest/17/11/10/oz75jf313-mengenal-sosok-khalifah-harun-arrasyid
Comments (0)Add Comment

Write comment

busy
 
Who's Online
Saat ini ada 1 tamu online
Pengunjung

free counters
Statistik
Facebook
Sdn Kalipang Satu Sutojayan

Buat Lencana Anda
Flash Dynamic Calendar
Shout

Latest News
Like Facebook

Adsense Indonesia